Memilih Warna Eyeshadow

Apakah warna jingga pantas dipadu dengan warna hijau? Bagaimana jika abu-abu dipadu dengan biru? Kelihatan norak tidak, ya? Sekilas, memilih warna eye shadow itu terlihat mudah. Apa sulitnya memadu dua atau tiga warna di atas mata?

Akan tetapi, ternyata memilih warna eye shadow saja bisa merepotkan dan memakan waktu lama. Apalagi jika Anda bosan dengan warna yang itu-itu saja atau Anda hanya punya waktu sedikit untuk berdandan.

Lalu, bagaimanakah cara memilih warna eye shadow agar bagus dan tidak membosankan?

Gunakan Warna Harmonis

Pada dasarnya, warna dibagi atas dua kelompok, yaitu warna hangat (warm colors) dan warna sejuk (cool colors). Dari pelajaran SD, tentu Anda ingat bahwa yang termasuk warna hangat adalah merah, jingga, kuning, hijau, dan cokelat. Golongan warna sejuk adalah biru dan ungu.

Warna pakaian tidak harus menjadi patokan Anda dalam memilih eye shadow. Yang lebih penting adalah memilih gaya yang ingin Anda tampilkan secara keseluruhan. Apakah Anda ingin tampil natural, terkesan formal, romantis, atau bahkan dramatis?
Dari sinilah Anda baru memilih warna eye shadow yang cocok.

 Natural Look

Untuk gaya yang terkesan nyaris tanpa make up ini, gunakan warna eye shadow yang lembut dan netral. Pilihlah warna-warna alam seperti cokelat tua, cokelat muda, warna batu bata, abu-abu, hijau lumut, hijau tentara. Merah muda lembut dan kuning muda juga dapat Anda tambahkan.
Coba perpaduan warna ini dari arah dalam mata ke arah luar: abu-abu dan cokelat, cokelat muda, cokelat tua dan kuning, cokelat, cokelat tua dan pink, hijau lumut, cokelat dan kuning.

Formal

Gaya ini biasa dipakai untuk pergi ke kantor atau acara resmi lainnya. Gunakan warna eye shadow yang netral dan pekat seperti hitam, putih, biru tua, hijau, cokelat, dan lain-lain. Coba perpaduan berikut ini dari arah kelopak mata menuju bagian bawah alis: kuning emas dan cokelat, abu-abu dan merah muda, atau biru tua dan biru muda.

Romantis

Anda tidak harus selalu memilih warna eye shadow merah muda sebagai warna romantis Anda. Anda bisa memilih warna lain seperti warna pastel yang lembut, ungu, biru muda, dan lain-lain.
Yang penting adalah hasilnya Anda tampak lembut dan feminin. Coba padukan warna-warna seperti: biru dan merah muda, merah muda dan ungu, biru muda dan biru langit, atau merah muda dan merah hati.

Dramatik

Untuk Anda yang berani tampil beda dan ingin menjadi pusat perhatian, gaya dramatik adalah gaya yang tepat. Warna eye shadow yang biasa dipakai adalah warna perak pada kelopak mata, hitam di sudut mata, dan putih pada bagian bawah alis. Gaya ini sering disebut sebagaismokey eyes.

Agar lebih dramatis, tambahkan eyeliner hitam pada bagian atas dan bawah mata. Dalam perkembangannya, smokey eyes juga memadukan warna lain seperti biru tua dan biru muda, cokelat muda dan cokelat tua, atau hijau tua dan hijau muda, meski hasilnya tidak sedramatis perpaduan hitam dan perak ini.

Di atas semuanya, yang penting adalah keberanian bermain warna eye shadow. Bagaimanapun, memilih warna eye shadow adalah salah satu bagian terasyik dalam tata rias. Kenapa tidak Anda mencoba warna-warna menyala atau warna-warna neon?
Yang penting Anda tetap memperhatikan keharmonisan make up secara keseluruhan. Jika Anda memilih gaya dramatik, gunakan lipstik warna nude atau netral. Dengan demikian, fokus wajah tetap ada di make up mata Anda.
Jika Anda memilih warna eye shadow bergaya romantis, pilihlah lipstik berwarna merah muda agar tetap terlihat feminin. Nah, selamat bereksperimen dengan warna!

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress | Designed by: Download Premium WordPress Themes | Thanks to wordpress 4 themes, All Premium Themes and Best Free WordPress Themes